Terletak tinggi di atas cakrawala Bangkok yang semarak, Lebua di State Tower terkenal dengan akomodasi mewahnya dan pengalaman bersantap di rooftop yang ikonik. Koleksi restorannya, termasuk Sirocco, Breeze, Chef's Table, dan Mezzaluna yang terkenal, menjanjikan pemandangan yang menakjubkan dan masakan kelas dunia. Namun dengan harga premium, apakah makan malam di Lebua sepadan dengan investasinya? Mari kita telusuri faktor-faktor yang membuat ini menjadi pertanyaan yang kontroversial bagi para pengunjung.
Suasana yang Tak Tertandingi
Restoran-restoran di Lebua, khususnya Sirocco dan Breeze, terletak di lantai 63 dan 52, menawarkan pemandangan panorama cakrawala Bangkok yang gemerlap dan Sungai Chao Phraya. Sky Bar, yang sering disebut sebagai bar atap paling menakjubkan di dunia, melengkapi restoran-restoran ini dengan pemandangannya yang memukau. Para tamu selalu memuji suasananya, menggambarkannya sebagai "menakjubkan" dan "memabukkan". Band jazz di Sirocco dan suasana elektrik di Breeze meningkatkan pengalaman, menjadikannya kenikmatan indrawi. Bagi banyak orang, pemandangan saja sudah membenarkan harganya, terutama untuk acara-acara khusus atau pengunjung pertama kali yang mencari malam yang tak terlupakan.
Keunggulan Kuliner
Lebua memiliki dua restoran berbintang Michelin: Chef's Table, yang menawarkan masakan Prancis kontemporer, dan Mezzaluna, yang memadukan inovasi Prancis dengan ketelitian Jepang. Sirocco menyajikan hidangan Mediterania modern, sementara Breeze mengkhususkan diri dalam masakan Cina otentik. Ulasan menyoroti kualitasnya, dengan hidangan yang digambarkan sebagai "lezat" dan "istimewa". Namun, pendapat bervariasi. Beberapa pengunjung menganggap makanannya luar biasa tetapi tidak selalu sebanding dengan harganya. Misalnya, makan malam minimal untuk dua orang di Sirocco dapat berharga sekitar $200 USD, dan beberapa merasa itu tidak sebanding dengan nilai restoran kelas atas serupa di tempat lain.
Faktor Biaya
Bersantap di Lebua memang sangat mahal. Koktail di Sky Bar rata-rata seharga $20 USD, dengan bir seharga $12 USD, dan harga makan malam bisa meningkat dengan cepat. Makan di Breeze, termasuk hidangan pembuka, hidangan utama, dan minuman, dilaporkan seharga £140 (~$175 USD) untuk dua orang. Beberapa tamu mencatat adanya biaya tersembunyi atau merasa ditekan oleh staf untuk makan di tempat yang lebih mahal, yang dapat mengurangi pengalaman bersantap. Bagi wisatawan yang memperhatikan anggaran, biaya mungkin lebih besar daripada manfaatnya, terutama karena Bangkok menawarkan pilihan tempat makan yang sangat baik dengan harga lebih rendah, seperti makanan jalanan atau tempat-tempat di rooftop seperti Three Sixty di Millennium Hilton, di mana koktail lebih murah.
Aksesibilitas dan Pengalaman
Popularitas Sky Bar berarti tempat ini bisa sangat ramai, dengan tempat duduk terbatas kecuali jika makan di restoran. Aturan berpakaiannya ketat—pria diharuskan mengenakan celana panjang dan sepatu tertutup, dan pakaian olahraga dilarang. Eksklusivitas ini menambah daya tarik tetapi mungkin terasa membatasi. Bagi mereka yang tidak menginap di Lebua, berkunjung untuk minum adalah cara yang lebih terjangkau untuk menikmati pemandangan, meskipun mendapatkan tempat yang strategis bisa jadi sulit.
Apakah Ini Layak Diperjuangkan?
Apakah makan malam di Lebua sepadan dengan harganya tergantung pada prioritas Anda. Jika Anda menghargai suasana mewah, pemandangan yang tak tertandingi, dan masakan berkualitas tinggi untuk acara spesial, Lebua akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Namun, jika anggaran menjadi pertimbangan atau Anda memprioritaskan makan malam dengan harga terjangkau, pilihan lain di Bangkok mungkin sudah cukup. Untuk pendekatan yang seimbang, pertimbangkan untuk mengunjungi Sky Bar untuk menikmati koktail sambil menikmati suasana tanpa harus membayar biaya makan malam penuh.
Pada akhirnya, bersantap di rooftop Lebua adalah pengalaman yang wajib dicoba bagi banyak orang, tetapi mempertimbangkan biaya dengan ekspektasi adalah kuncinya.
